Thursday, 16 February 2017

Macam-Macam Pilihan Jenis Reksadana

JENIS REKSADANA

Reksadana memiliki keunggulan yaitu dana investasi reksadana yang di investasikan tidak sebesar saham yang mencapai puluhan juta. Investasi reksadana yang memiliki cara kerjanya yang cukup sederhana, yaitu investor hanya cukup menyerahkan sejumlah uang kepada profesional investasi untuk bisa membeli saham dan dikelola dengan  baik. Investor tidak perlu ambil pusing didalam membeli saham yang seperti apa, karena yang diperlukan hanya menentukan reksadana apaa yg bisa dibeli.
1.    Pasar Uang
Reksadana ini seluruhnya telah ditempatkan pada sertifikat bank Indonesia. Jatuh temponya hanya kurang dari satu tahun. Jenis reksadana ini lebih aman, akan tetapi potensi keuntungannya hanya sedikit.
2.    Pendapatan Tetap
Reksadana pendapatan tetap dialokasikan ke obligasi yang minimal 80%. Keuntungan yang bisa didapatkan relatif lebih tinggi dibandingkan pasar uang. Biasanya bisa mencapai 10%.
3.    Terproteksi
Reksadana terproteksi biasanya ditempatkan didalam instumen obligasi yang dapat memberikan perlindungan dari nilai investasi disaat jatuh tempo. Jenis ini memiliki perlindungan 100% pada nilai investasi pokok yang dicairkan yang diseuaikan dengan jangka waktu yang telah ditetapkan.
4.    Campuran
Untuk jenis ini biasanya akan diarahkan ke berbagai instrumen keuangan, seperti deposito, saham dan juga obligasi. Reksadana jenis ini juga bermain disaham maka akan lebih beresiko tapi keuntungan yang bisa diperoleh akan menjadi lebih tinggi.
5.    Reksadana Saham
Reksadana jenis ini  minimal 80% dana dialokasikan ke saham. Dengan begitu resikonya cukup tinggi, akan tetapi keuntungan yang bisa didapatkan paling besar dibanding dengan jenis lain. Untuk jangka waktunya beragam ada yang kurang dari 1 tahun, 1-3 tahun, 2-5 tahun, bahkan ada yang >5 tahun. Jangka waktu yang berbeda ini tentunya akan menentukan jenis dari reksadana yang disesuaikan. Jika calon investor menginginkan tidak >1 tahun maka dengan begitu jenis yang cocok adalah pasar uang. Untuk 1-3 tahun bisa memilih pendapatan tetap, untuk 3-5 tahun adalah reksadana campuran, untuk >5 tahun bisa memilih reksadana saham.

Nah itu beberapa jenis investasi reksadana yang bisa anda pilih yang disesuaikan dengan jangka waktu dan keuntungan yang ingin didapatkan.

0 comments:

Post a Comment